Rabu, 11 Februari 2015

Menyukuri Nikmat III


Menyukuri Nikmat III



Assalamu’alaikum. Pada kesempatan kali ini, Si Bocah kembali hadir dengan topik “Syukur”. Bagaimana sih sebenarnya hukum bersyukur itu? Sudah jelas temen-temen, hukum bersyukur itu Wajib bagi setiap orang mukmin. Bersyukur artinya memuji Allah SWT. Yang telah memberikan berbagai kenikmatan baik jasmani maupun rohani. Kenikmatan jasmani seperti harta benda, kesehata, keamanan, orang tua, anka, istri, dan lain-lain. Sedang nikmat rohani seperti iman, islam, hidayah, ilmu yang bermanfaat, rasa senang, hati yang tenang, dan lain sebagainya.
Bersyukur dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya adalah,
1.     Bersyukur dengan hati. Maksudnya adalah kita mengakui bahwa semua nikmat yang ada pada dirinya itu datang dari Allah SWT. Dan berkehendak akan mempergunakan nikmat-nikmat tersebut untuk beribadah kepada Allah.
2.     Bersyukur dengan lisan. Yaitu dengan selalu mengucap puji syukur setiap kali mendapat suatu kenikmatan dengan ucapan hamdalah, atau membasahi lidahnya dengan berdzikir dan do’a yang mengandung puji syukur kepada-Nya.
Beberapa keutamaan bersyukur adalah,
Ø Mendapatkan tambahan nikmat dari Allah.
Allah berfirman, “sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu”. (Q.S. Ibrahim:7)
Ø Diselamatkan dari azab.
Allah berfirman, “Tidaklah Allah akan menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah adalah Maha Menyukuri lagi Maha Mengetahui” (Q.S. An-Nisaa’:147)
Ø Mendapat pahala yang besar
Allah berfirman, ”Dan Allah akan memberi pahala bagi orang-orang yang bersyukur”. (Q.S. Ali ‘Imron:144)
Ø Kedudukannya menyamai orang yang bersabar.
Rosulullah SAW. Bersabda, “orang yang makan kemudian bersyukur, kedudukannya seperti orang yang berpuasayang bersabar”.(H.R. Turmudzi, Ibnu Hibban, dan Ibnu Majah).
Ø Mendapat balasan surga.
Rosulullah SAW. Bersabda, “akan ada panggilan dihari kiamat ‘Berdirilah orang-orang yang memuji!’. Maka berdirilah serombongan, seraya dikibarkan untuk mereka sebuah bendera, kemudian mereka memasuki surga”.
Ditanyakan kepada beliau, “Siapakah mereka yang banyak memuji itu?”
Beliau menjawab, “orang-orang yang bersyukur kepada Allah disetiap keadaan”.
Ø Mendapatkan kekayaan hati.
Diriwayatkan, Umar Ibnu Khattab bertanya kepada Rosulullah SAW. “harta manakah yang harus aku ambil?”
Beliau menjawab, “hendaknya diantara kalian mengambil kekayaan itu dari lisan yang berdzikir dan hati yang bersyukur”.
Ø Merupakan separuh iman.
Berkata Abdullah bin Mas’ud r.a., “bersyukur adalah separuh keimanan”.
Ø Memperoleh ridlo Allah.
Allah berfirman, “dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhoi bagi kesyukuran itu; dan seorang yang berdosa tidak akn memikul dosa orang lain...” (Q.S. Az-Zumar:7)

Seperti itulah temen-temen, sekelumit tentang syukur. Terimakasih atas kunjungannya.
Wassalamu’alaikum.